Lapak Kopi Lampung di Way Mengaku-Lambar

Lapak Kopi Lampung di Way Mengaku-Lambar

Lapak Kopi Lampung di Way Mengaku-Lambar

Semenjak lima tahun yang lalu, tren wirausaha kopi di Lampung terusmenerus mengalami peningkatan yang tajam, minum kopipun tak menjadi sekedar kebutuhan, dia menjelma menjadi gaya hidup. Bagi beberapa besar masyarakat Lampung, minum kopi adalah seperti pekerjaan yang tak dapat dilupakan sebelum melakukan pekerjaan lainya. Nongkrong di kios kopi menjadi kesepakatan tak tertulis secara turun-temurun dan menjadi kebiasaan dikalangan masyarakat Lampung di Kota sampai Desa.

Lapak Kopi Lampung di Way Mengaku-Lambar

Kopi Robusta yakni bagian dari cerita kehidupan yang tak terpisahkan dari kabupaten Lampung Barat. Ada ribuan masyarakat nya yang meneruskan kultur sebagai petani pekebun kopi robusta. Mereka melalui berbagai pergantian musim dan menikmati variasi kisah hidup di sela~sela ribuan batang kopi. Buah kopi juga bercerita seperti disimbolkan dalam wujud jumlah biji kopi sebanyak 24(dua puluh empat) buah dengan daunnya 9 lembar yang bermakna tanggal 24 bulan September sebagai hari jadi kabupaten Lampung Barat.

Fine Robusta Lampung

Pada dasarnya kopi yang mempunyai khasiat adalah kopi berkualitas yang dipetik merah matang pada batang pohonnya, seumpama seperti produk Robusta Red Cherry Lampung dari AKL Kopi.
Lapak Kopi Lampung di Way Mengaku-Lambar, fine robusta dihasilkan dari budidaya kopi petik merah yang harganya dua kali lipat dari kopi asalan. Kopi hasil ini lebih disukai pemilik cafe dan menjadi pavorit peminum kopi.
Tidak sedikit Coffee Shop di lampung beralih menggunakan robusta red cherries AKL Kopi pada base espressonya karena ketegasan hasil krema yang dibuat, citarasa fruitty dan tentu lebih murah ketimbang Arabika.

Cerita lainnya:  Penjual Kopi Lampung Di Lampung Barat AKL Produsen Kopi Lampung di Lambar

Kopi Lampung yang sudah diketahui dunia, harapan selanjutnya mampu menambah kualitas jual produksi. Bisa dengan meremajakan benih, mengembangkan penemuan, mengolah dan menjual hasil panennya. Harapannya, apabila konsisten kerjasama kebun sampai ke meja seduh akan melajukan senyum petani dan penggemar kopi.

Lapak Kopi Lampung di Way Mengaku-Lambar

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.