Korelasi Kopi Hitam dan Maag Apa Sebabnya

Korelasi Kopi Hitam dan Maag Apa Sebabnya

Korelasi Kopi Hitam dan Maag Apa Sebabnya

Memilih Kopi yang Aman untuk Lambung tentu benar-benar penting, terpenting bagi penderita penyakit maag. Hal ini tentu disebabkan kopi mengandung kafein yang dapat memicu kenaikan asam lambung. Memilih kopi yang pas sepatutnya menjadi perhatian, karena ketika ini minum kopi tak hanya menjadi hobi, tetapi juga menjadi isu terkini gaya hidup yang terus diminati.

Korelasi Kopi Hitam dan Maag Apa Sebabnya

Konon katanya sakit maag yang dirasakan setelah minum kopi itu disebabkan dari tingkat keasaman kopi. Meskipun tingkat keasaman kopi secara ilmiah itu hanya berkisar di angka lima dan air itu netral pada angka tujuh, sementara rujak cuka bisa menempuh angka tiga. Jadi sebenarnya, apabila perut Anda tidak melintir ketika menyantap rujak cuka karenanya patut lambung tidak bermasalah saat meminum kopi. Dan ternyata, dari hasil penelitian kepada kopi diketahui kalau perut melintir itu tergantung pada kecakapan seseorang dalam mencerna kafein.

Sedangkan, kafein yang terkandung dalam kopi bukan penyebab terjadinya nyeri lambung. Dikutip dari tulisan dr. Alberta Jesslyn Gunardi, ragam kopi lah yang menentukan efek nya terhadap lambung.

Pendapat yang salah justru mengindari minum kopi dengan kopi putih instant, Mengenai banyaknya produk kopi putih instan yang dipasarkan, sebaiknya tak dikonsumsi secara berlebihan. Karena sedangkan aman untuk lambung, namun kandungan gulanya terlalu tinggi. Berbeda dengan kopi hitam yang padahal manis, melainkan terdiri dari komposisi kopi yang lebih banyak dibandingkan dengan gula yang diterapkan. Pakailah cara berikut ini :

Cerita lainnya:  Hubungan Antara Minum Kopi dan Maag SeCara Ilmiah

Pilih ragam kopi Arabica
Penting untuk diketahui, kandungan kafein dari kopi Arabica lebih rendah dibandingkan jenis kopi Robusta. Kecuali itu kandungan acidity dari Arabica juga lebih kecil jumlahnya diperbandingkan ragam kopi lainnya. Kadar keasaman Arabica nilainya separo dari kopi robusta. Rendahnya kadar kafein dan keasaman dari kopi Arabica mewujudkan tipe kopi ini sebagai kopi yang paling sesuai untuk dirasakan oleh penderita maag. Bukan soal rasa, tapi soal kandungan zat-zat yang aman bagi kesehatan lambung si penderita.

Kopi asli dan masih segar
Bagi penderita maag sebaiknya memilih variasi kopi yang orisinil dan masih segar. Minum lah kopi dari biji kopi segar yang dihaluskan, bukan kopi instan kebanyakan yang ada di pasaran. Terutamanya lagi kopi giling kiloan yang banyak mengandung campuran bahan lainnya. Selain kandungannya yang telah banyak campuran, tipe kopi ini juga sudah cukup lama dalam kemasan dan dapat jadi kondisinya sudah tak sehat. Oleh sebab itu, bagi penderita maag sebaiknya memilih macam kopi autentik dari biji kopi speciality yang bermutu. Agar kesehatan lebih terjaga dan kandungan bijinya juga lebih mudah dicerna oleh tubuh.

Cara menyeduh kopi secara manual
Bagi penderita maag sebaiknya melakukan seduh kopi secara manual memakai kertas saringan, jangan memilih cara tubruk yang biasanya mengalami perendaman cukup lama. Saringan berfungsi untuk menyeleksi karakter-karakter bagus dari kopi untuk dikonsumsi. Selain itu juga akan membuat kopi menjadi lebih ringan untuk dicerna sebab proses ekstraksi di kertas filter yang memakan waktu hanya sekitar 2 sampai 3 menit lamanya.

Hindari kopi yang gosong berbau arang
Kopi yang disangrai lebih lama umumnya warnanya akan semakin dark (hitam). Situasi ini di satu sisi memang bagus, adalah sebab semakin hitam pengerjaan sangrainya karenanya jumlah kafein yang ada di biji kopi tersebut akan kian rendah. Melainkan di satu sisi yang terjadi justru sebaliknya. Jumlah karbon dioksida yang ada justru meningkat. Sementara senyawa inilah yang sangat ditakutkan para penderita maag dalam mengkonsumsi kopi. Jadi semakin hitam kopi hal yang demikian, kian tak baik untuk para penderita maag. Bagi penderita maag, sebaiknya mengkonsumsi kopi yang disangrai pada tahapan medium saja.

Jangan minum kopi tanpa makan sesuatu apapun

Bagi penderita maag, perut kosong tidak bagus untuk keadaan lambung. Khususnya lagi jika dalam situasi perut kosong tersebut, Anda yang memiliki penyakit maag mengonsumsi kopi. Terlebih lagi seandainya kopinya memiliki banyak kandungan karbon dioksida dan dari jenis kopi robusta. Maka dapat dipastikan penyakit maag Anda akan segera kumat. Jadi jangan sekali-kali mengonsumsi kopi dalam kondisi perut kosong. Bukan hanya penderita maag, mereka yang sehat juga akan memperoleh efek yang kurang baik jikalau membiasakan hal hal yang demikian.

Batasi jumlah mengonsumsi kopi

Dari sebagian penjelasan ini tidak ada lagi alasan bagi penderita sakit maag untuk tidak dapat merasakan nikmatnya kopi. Dengan sebagian metode tadi, Anda bisa minum kopi tanpa merasa ketakutan sebab maag yang akan kambuh.

Popsugar.com

wikipedia.com

Tempo.co

Halosehat.com

Suara.com

Beritasatu.com

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.