Benar Tidak Ya Kopi Luwak Untuk Penderita Maag?

Benar Tidak Ya Kopi Luwak Untuk Penderita Maag?

Benar Tidak Ya Kopi Luwak Untuk Penderita Maag?

Bukan berkeinginan menyesatkan dari kami penggemar kopi. Benar Tidak Ya Kopi Luwak Untuk Penderita Maag?, sudah merekat pada kepentingan dari kehidupan kami di dunia. Kopi memang memiliki kenikmatan tersendiri bukan hanya bagi kaum pria, namun tak sedikit wanita yang menjadi penggemar kopi untuk mengawali hari agar lebih berenergi.

Benar Tidak Ya Kopi Luwak Untuk Penderita Maag?

Butuh fokus tinggi dengan menyeruput kopi. Kandungan kafein dalam kopi buat beberapa orang bisa memicu peningkatan asam lambung. Tidak harus menghindari kopi, Anda dapat memilih jenis kopi Robusta lampung petik merahyang aman untuk dikonsumsi. Sebab, tidak dimungkiri kopi juga memiliki manfaat untuk tubuh, aman jika dikonsumsi dengan porsi ideal.

Tips minum kopi supaya lambung tidak kenyang Sebelum minum kopi, isi perut dengan makanan berat Minum pula air putih agar kepekatan kopi dapat berkurang ketika masuk lambung Seduh kopi dengan air mendidih atau pakai alat peracik kopi Intinya, jangan biarkan situasi lambung belum terisi makanan. Seandainya menyukai minum kopi namun kondisi lambung kosong dan diulang setiap hari, karenanya berbagai penyakit di atas dapat saja lebih pesat hadir.

Cerita lainnya:  Hubungan Antara Kafein dan Asam Lambung Menurut Pakar

Kami tidak berani untuk memberikan pendapat bahwa penderita maag bisa meminum kopi demikian itu saja sebab kami bukan dokter ataupun pakar kesehatan, tetapi mungkin bisa memberi saran kepada anda kalau konsisten ingin meminum kopi karenanya cobalah untuk berpindah jalur dari kopi kopi sachet, kopi yang tak tahu bagaimana pasca panennya ke kopi mutu specialty seperti Robusta Red Cherry, Robusta petik merah ataupun yang sedikit mahal ke Arabika.

Ada hal menarik yang dianjurkan oleh dokter spesialis penyakit dalam Annisa Maloveny.

“Kopi dingin lebih bagus bagi penderita asam lambung karena zat yang menyebabkan asam lambung tidak ada atau berkurang. Jadi enggak apa-apa, bahkan bagus,” ujar dr Annisa Maloveny SpPD, dalam sebuah acara beberapa waktu lalu.

Asam yang terdapat dalam kopi dingin lebih rendah diperbandingkan pada kopi panas. Ini yang membuat penderita asam lambung masih dapat merasakan kafein dari secangkir kopi.

Selain itu, air panas yang diterapkan untuk menyeduh kopi bisa mengeluarkan asam yang lebih pekat dari biji kopi. Sedangkan, es batu akan lebih mengencerkan konsentrat kopi sehingga rasanya akan ramah di perut penderita asam lambung.

Dr Annisa juga memberi masukan supaya kopi dapat dinikmati satu atau dua jam setelah makan. Pastikan perut tak dalam situasi kosong sebab dapat meningkatkan produksi asam lambung.

“Kopi dapat meningkatkan produksi asam lambung sehingga disarankan jangan mengonsumsinya saat perut dalam situasi kosong. Konsumsi kopi sebaiknya satu atau dua jam sesudah makan,” rekomendasi dr Annisa.

Today.com

wikipedia.com

Tempo.co

Halosehat.com

Suara.com

Beritasatu.com

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.