Gerai AAS, Warung Kopi Kita Lampung Paling Nikmat

Gerai AAS, Warung Kopi Kita Lampung Paling Nikmat

Gerai AAS, Warung Kopi Kita Lampung Paling Nikmat

Sejak 5 tahun yang lalu, popularitas bisnis kopi di Lampung terus mengalami peningkatan yang besar, minum kopipun tak menjadi sekadar keperluan, dia menjelma semacam gaya hidup. Bagi beberapa besar masyarakat Lampung, ngopi adalah seperti ritual yang tidak bisa dilupakan sebelum mengerjakan aktivitas lainya. Nongkrong di toko kopi menjadi kesepakatan tidak tertulis secara turun-temurun dan menjadi kultur dikalangan masyarakat Lampung di Kota sampai Desa.

Gerai AAS, Warung Kopi Kita Lampung Paling Nikmat

Tipe kopi yang dibudidayakan oleh kebanyakan petani kopi di tempat Lampung ialah kopi robusta.
Beberapa besar perkebunan Kopi Lampung di dataran tinggi Lampung adalah perkebunan rakyat yang terfokus di Kabupaten Lampung Tengah, Lampung Barat, dan Tanggamus.
Kopi Lampung cukup sesuai dikelompokkan sebagai salah satu kopi terbaik Indonesia. Kopi Lampung familiar sebab keistimewaan wewangian dan rasanya yang khas.

Sejarah Kopi Lampung
Budidaya kopi di Lampung Barat mengalami perubahan kencang pada era 70an dan 80an. Analisis kepada kenaikan pendayagunaan lahan, memperlihatkan bahwa luas kawasan berhutan di tempat itu menurun cukup tajam pada dua dekade hal yang demikian, merupakan dari 60% pada tahun 1970 menjadi 13% pada tahun 1990 (Ekadinata, 2002). Gerai AAS, Warung Kopi Kita Lampung Paling Nikmat,Selain menarik adalah bahwa penurunan luas wilayah berhutan demikian diikuti oleh pemekaran kebun kopi, pun di dalam kawasan hutan lindung dan taman nasional. itu, perluasan tersebut berlangsung seiring “dengan membaiknya harga kopi dunia pada waktu itu (Harga kopi robusta pada tahun 1970 dan 1980 menempuh masing-masing US $3.26 per kg dan US $ 4.12/kg (IBRD/The Word Bank 2003. p 276).
Dalam perkembangannya, terjadi inovasi metode budidaya kopi seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk migran dari Jawa dan daerah-daerah lain di Provinsi Lampung, di daerah ini. Pada tahun 1920an dengan masuknya energi kerja wanita asal Jawa untuk pemeliharaan kebun kopi, para pemrakarsa pengusahaan kopi di Sumberjaya terdorong untuk memperluas kebun kopi dengan membuka hutan di Sumberjaya (Benoit et al., 1989). Saat permulaan tahun 1950an Sumberjaya menjadi tempat sasaran agenda transmigrasi dari Biro Rekonstruksi Nasional yang memindahkan mantan pejuang perang kemerdekaan dari Jawa Barat (Kusworo, 2000). Penempatan veteran perang ini kemudian dicontoh oleh arus migrasi impulsif dari Jawa dan kawasan lain di dan sekitar propinsi Lampung. Para mantan pejuang perang dan para migran serentak tersebut memberikan kontribusi yang berguna dalam perluasan perkebunan kopi rakyat dan pengembangan teknologi budidaya kopi di tempat ini. Seperti contohnya, teknik menanam kopi yang lebih permanen dengan cara pengelolaan tanah yang lebih bagus (penguasaan gulma dan pemupukan) dan pemeliharaan tanaman kopi (pemangkasan, potong tunas dan lain sebagainya).

Cerita lainnya:  Cari Kopi Lampung Paling Enak Pagar Dewa

Lampung memang sangat mengagumkan kopinya, pun salah satu brand yang telah mendunia seperti “Nescafe” berasal dari Lampung. Untuk itu diperlukan promosi yang membahana. Sehingga rakyat Indonesia mengetahui bahwa Provinsi Lampung ialah salah satu sentra kopi di Indonesia.

Gerai AAS, Warung Kopi Kita Lampung Paling Nikmat

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.