Korelasi Ngopi dan Penyakit Asam Lambung Yang Belum Ditemukan

Korelasi Ngopi dan Penyakit Asam Lambung Yang Belum Ditemukan

Korelasi Ngopi dan Penyakit Asam Lambung Yang Belum Ditemukan

Umumnya yang kita kenal kopi mengandung kafein, dimana kafein dalam kopi sering dituduh sebagai penyebab timbulnya pelbagai macam penyakit pada tubuh. Korelasi Ngopi dan Penyakit Asam Lambung Yang Belum Ditemukan Namun, rupanya kafein tak seburuk yang diperkirakan.

Korelasi Ngopi dan Penyakit Asam Lambung Yang Belum Ditemukan

Di sisi lain, kafein juga membuat sfingter esophagus bagian bawah menjadi rileks. Sfingter esophagus ialah jaringan otot berbentuk seperti cincin yang patut bekerja sebagai katup agar asam lambung tak naik ke kerongkongan. Banyak kabar yang menyarankan penderita mag untuk mengkonsumsi kopi non-kafein, supaya terhindar dari nyeri lambung.

Jika kita boleh bertanya, mengapa ada seorang yang memusuhi kopi dengan alasan maag tapi dikala memakan rujak pedas, pempek dengan cuka yang punya keasaman tingkat tiga tidak bermasalah? meski air netral bernilai tujuh dan pada kopi hanya berkisar di angka Lima. Kembali lagi pada stigma orang hal yang demikian dan bagaimana sistem minum dan ragam kopi yang dia minum.

Cerita lainnya:  Apa Aman Kopi Buat Asam Lambung

Bagi seorang yang mempunyai problem kesehatan ketika minum kopi seharusnya memperhatikan dosisnya. Bagi orang yang tidak memiliki problem kesehatan, standar aman minum kopi merupakan boleh sampai 360 mg atau sekitar 4 cangkir. Tapi, untuk penderita maag atau darah tinggi, sebaiknya kurang dari itu.

Ada hal menarik yang disarankan oleh dokter pakar penyakit dalam Annisa Maloveny.

“Kopi dingin lebih baik bagi penderita asam lambung sebab zat yang menyebabkan asam lambung tak ada atau berkurang. Jadi enggak apa-apa, pun baik,” ujar dr Annisa Maloveny SpPD, dalam sebuah acara beberapa waktu lalu.

Asam yang terdapat dalam kopi dingin lebih rendah dibandingkan pada kopi panas. Ini yang membikin penderita asam lambung masih bisa menikmati kafein dari secangkir kopi.

Selain itu, air panas yang diaplikasikan untuk menyeduh kopi dapat mengeluarkan asam yang lebih pekat dari biji kopi. Walaupun, es batu akan lebih mengencerkan konsentrat kopi sehingga rasanya akan ramah di perut penderita asam lambung.

Dr Annisa juga merekomendasikan supaya kopi dapat dirasakan satu atau dua jam setelah makan. Pastikan perut tidak dalam keadaan kosong sebab dapat meningkatkan produksi asam lambung.

“Kopi dapat meningkatkan produksi asam lambung sehingga disarankan jangan mengonsumsinya dikala perut dalam kondisi kosong. Konsumsi kopi sebaiknya satu atau dua jam sesudah makan,” saran dr Annisa.

Popsugar.com

wikipedia.com

Tempo.co

Alodokter.com

Suara.com

Beritasatu.com

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.