Inilah Kopi Lampung Asli Yang Diminati Kopi Lampung Asli Sukarame

Inilah Kopi Lampung Asli Yang Diminati Kopi Lampung Asli Sukarame

Inilah Kopi Lampung Asli Yang Diminati Kopi Lampung Asli Sukarame

Minum Kopi ketika ini telah menjadi gaya hidup tersendiri di kelompok masyarakat, khususnya milenial. Rupanya semakin menjamurnya kedai kopi yang tumbuh di Bandar Lampung. Dari beraneka kopi nusantara yang ada, kedai kopi di bandarlampung mengutamakan kopi dari tanah mereka ialah kopi robusta

Inilah Kopi Lampung Asli Yang Diminati Kopi Lampung Asli Sukarame

Demikian halnya kopi robusta Lampung memiliki keunikan cita rasa yang lain dari kopi tipe serupa dari daerah lain. Kopi Robusta (Coffea canephora) mayoritas dibudidayakan para petani kopi di Lampung, dan hanya beberapa kecil yang membudidayakan kopi Arabika (Coffea arabica).
“Dengan produksi yang cukup besar, mempunyai cita rasa yang khas, serta puluhan ribu petani yang menggantungkan hidup dari komoditi andalan Provinsi Lampung itu semestinya juga dilestarikan sebagai salah satu warisan budaya Indonesia,” kata Pembantu Deputi Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia, Magdalena, di Bandarlampung, Kamis (19/11).
Ia menceritakan, kopi robusta Lampung segera dicanangkan menjadi salah satu warisan kebiasaan Indonesia.

Cerita lainnya:  Meracik Kopi Lampung Kopi Lampung Jaman Now

Sejarah Kopi Lampung
Budidaya kopi di Lampung Barat mengalami pertumbuhan pesat pada zaman 70an dan 80an. Analisis kepada perubahan pemanfaatan lahan, menampakkan bahwa luas wilayah berhutan di tempat itu menurun cukup tajam pada dua dekade tersebut, yaitu dari 60% pada tahun 1970 menjadi 13% pada tahun 1990 (Ekadinata, 2002). Inilah Kopi Lampung Asli Yang Diminati Kopi Lampung Asli Sukarame,Selain menarik yakni bahwa penurunan luas wilayah berhutan demikian diiringi oleh perluasan kebun kopi, bahkan di dalam kawasan hutan lindung dan taman nasional. itu, pemekaran tersebut berlangsung seiring “dengan membaiknya harga kopi dunia pada waktu itu (Harga kopi robusta pada tahun 1970 dan 1980 mencapai masing-masing US $3.26 per kg dan US $ 4.12/kg (IBRD/The Word Bank 2003. p 276).
Dalam pertumbuhannya, terjadi inovasi sistem budidaya kopi sejalan dengan meningkatnya jumlah penduduk migran dari Jawa dan tempat-tempat lain di Provinsi Lampung, di daerah ini. Pada tahun 1920an dengan masuknya kekuatan kerja wanita suku Jawa guna pemeliharaan kebun kopi, para pendahulu budidaya kopi di Sumberjaya terpacu untuk memperluas ladang kopi dengan membuka hutan di Sumberjaya (Benoit et al., 1989). Pada permulaan tahun 1950an Sumberjaya menjadi tempat sasaran rencana transmigrasi dari Biro Rekonstruksi Nasional yang memindahkan mantan pejuang perang kemerdekaan dari Jawa Barat (Kusworo, 2000). Penempatan mantan pejuang perang ini kemudian dicontoh oleh gelombang kolonisasi spontan dari Jawa dan kawasan lain di dan sekitar propinsi Lampung. Para veteran perang dan para migran serentak tersebut memberikan kontribusi yang berguna dalam perluasan perkebunan kopi rakyat dan pengembangan tekhnologi budidaya kopi di tempat ini. Seperti misalnya, teknik bercocok tanam kopi yang lebih stabil dengan cara pengelolaan tanah yang lebih baik (pembatasan gulma dan pemupukan) dan pemeliharaan tanaman kopi (pemangkasan, potong tunas dan lain sebagainya).

Cerita lainnya:  Cari Kopi Lampung Di Gedung Surian

Lampung memang betul-betul luar biasa kopinya, malahan salah satu brand yang telah mendunia seperti “Nescafe” berasal dari Lampung. Untuk itu dibutuhkan promosi yang gemanya lebih besar. Sehingga masyarakat Indonesia mengenal bahwa Provinsi Lampung adalah salah satu sentra kopi nusantara.

Inilah Kopi Lampung Asli Yang Diminati Kopi Lampung Asli Sukarame

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.