Korelasi Minum Kopi Maag SeCara Ilmiah

Korelasi Minum Kopi Maag SeCara Ilmiah

Korelasi Minum Kopi Maag SeCara Ilmiah

Lazimnya yang kita kenal kopi mengandung kafein, dimana kafein dalam kopi sering dituduh sebagai penyebab timbulnya bermacam-macam jenis penyakit pada tubuh. Korelasi Minum Kopi Maag SeCara Ilmiah Tapi, rupanya kafein tak seburuk yang diperkirakan.

Korelasi Minum Kopi Maag SeCara Ilmiah

Konon katanya sakit maag yang dirasakan sesudah minum kopi itu disebabkan dari tingkat keasaman kopi. Meskipun tingkat keasaman kopi secara ilmiah itu hanya berkisar di angka lima dan air itu netral pada angka tujuh, sementara rujak cuka bisa menempuh angka tiga. Jadi sebenarnya, sekiranya perut Anda tidak melintir ketika menyantap rujak cuka maka mesti lambung tidak bermasalah saat meminum kopi. Dan ternyata, dari hasil penelitian kepada kopi diketahui seandainya perut melintir itu tergantung pada kemampuan seseorang dalam mencerna kafein.

Kalau kita boleh bertanya, mengapa ada seorang yang memusuhi kopi dengan alasan maag melainkan ketika memakan rujak pedas, pempek dengan cuka yang punya keasaman tingkat tiga tidak bermasalah? padahal air netral bernilai tujuh dan pada kopi cuma berkisar di angka Lima. Kembali lagi pada stigma orang hal yang demikian dan bagaimana cara minum dan variasi kopi yang dia minum.

Cerita lainnya:  Apa Aman Kopi Buat Penderita Maag

Sebelum minum kopi cobalah untuk mengetes dahulu tanggapan tubuh dikala minum kopi. Bisa dimulai dengan dosis yang sedikit, seduh kopi dengan sistem manual dan jangan berlebihan ketika menikmatinya. Saran yang bagus bagi penderita darah tinggi untuk tak memasukkan gula pada seduhannya.

Kiat ngopi aman coba observasi berikut:

1. Jangan Minum Kopi Saat Perut Kosong
Tidak perlu makan sampai kenyang. Asal dipastikan perut tidak dalam kondisi kosong, bisa membikin anda terhindar dari perut perih, atau nyeri lambung imbas meminum kopi.

2. Batasi Jumlah Kopi yang Dikonsumsi
Berdasarkan para spesialis, jumlah kafein yang cukup tidak akan memberikan efek negatif pada tubuh. Merupakan Sekitar 100 – 200 mg kafein atau 1-2 gelas kopi dalam sehari. Padahal demikian, toleransi masing-masing individu kepada kafein berbeda- beda. Yang pasti, kafein di atas 600 mg atau berimbang 4- 7 gelas kopi dalam sehari telah dianggap berlebihan dan membahayakan bagi tubuh.

3. Memilih Kopi Dengan Tingkat Keasaman yang Rendah
Kandungan asam dari kopi diberi pengaruh oleh kematangan biji kopi dikala dipetik dan lama biji kopi itu dipanggang. Semakin lama biji kopi itu dimasak, semakin rendah kandungan asamnya. Dikala ini ada banyak alternatif kopi dengan kandungan zat asam yang rendah. Seandainya penderita maag mau mengonsumsi kopi, macam kopi arabika salah satu alternatif terbaik. Karena kopi arabika aman untuk penderita maag, tentunya dengan jumlah yang sesuai.

Huffingtonpost.com

wikipedia.com

Tempo.co

Halosehat.com

Suara.com

Merdeka.com

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.