Dituding Bikin Banjir dan Rusakkan Jalan, Warga Suoh Lambar Demo PT Tanggamus Electric Power

Dituding Bikin Banjir dan Rusakkan Jalan, Warga Suoh Lambar Demo PT Tanggamus Electric Power

Dituding Bikin Banjir dan Rusakkan Jalan, Warga Suoh Lambar Demo PT Tanggamus Electric Power

Warga tiga pekon di Kecamatan Suoh, Lampung Barat, saat unjuk rasa, Senin (15/6/2020). LAMPUNGPRO.CO/DOK. WARGA

Selasa, 16 Juni 2020       169 Views      Lampung Barat

Dituding Bikin Banjir dan Rusakkan Jalan, Warga Suoh Lambar Demo PT Tanggamus Electric Power

Warga tiga pekon di Kecamatan Suoh, Lampung Barat, saat unjuk rasa, Senin (15/6/2020). LAMPUNGPRO.CO/DOK. WARGA

Selasa, 16 Juni 2020       169 Views      Lampung Barat

SUOH (Lampungpro.co): PT Tanggamus Electric Power (TEP) dituding menjadi biang keladi banjir di Pekon Tugu Ratu dan Pekon Banding Agung Kecamatan Suoh dan Pekon Tanjungsari Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS), Kabupaten Lampung Barat. Namun saat warga berunjuk rasa menyampaikan aspirasi, Senin (15/6/2020), warga tak bisa bisa menemui manajemen.

Mereka berunjuk rasa dengan membawa sejumlah pamplet berisi tuntutan dan aspirasi seperti 'Kubangan Dimana-mana, PT TEP Kejam', 'Kalau Tidak Diperbaiki, Jalan-jalan akan Jadi Kolam Ikan', dan 'PT TEP Tolong Pikiran Jalan Kami'. Informasi yang dihimpun Lampungpro.co dari sejumlah warga menyebutkan banjir sering terjadi karena da bendungan menghambat laju aliran air sungai, terutama saat hujan deras.

Cerita lainnya:  DPRD Tubaba Dukung Rencana Audit Pasar Pulung Kencana

"Saat hujan lebat debit air naik akibat bendungan dan sejumlah pekon di Suoh dan BNS jadi langganan banjir," kata warga Pekon Banding Agung Edi Gunawan, saat berunjuk rasa.

Selama ini kata Edi, paling tidak ada tiga masalah yang jadi keluhan masyarakat, namun tidak pernah ditanggapi manajeman PT TEP. Masalah tersebut antara lain banjir yang sering melanda Suoh dan BNS akibat laju aliran air tertahan bendungan. Kemudian, jalan menuju PT TEP yang jadi akses warga belum pernah mendapatkan perhatian PT TEP.

"Seharusnya perusahaan melakukan pengerasan jalan dan membangun jalan secara permanen. Jalan itu kan punya masyarakat Lampung Barat dan digunakan PT TEP. Namun tidak pernah ada perhatian perusahaan dan keluhan ini tidak pernah mendapatkan respon," kata Edi Gunawan, didampingi sejumlah warga seperti Idham Azis dan Sukamto.

Keluhan lainnya tentang sungai di perbatasan Lampung Barat dan Kabupaten Tanggamus di Pemangku Kali Tarung, Pekon Tugu Ratu, terjadi pendangkalan akibat bendungan PT TEP. Warga mengatakan akan terus menyampaikan tuntutan sampai perusahaan merespon aspirasi mereka. (PRO1)

Cerita lainnya:  Puluhan Ribu Pekerja di Bandarlampung Terima Program Bantuan Rp600 Ribu


#lampung barat # tanggamus # unjuk rasa # demo # warga # banjir # investasi # lingkungan hidup # kerusakan lingkungan

[ad_2]

LampungPro.Co

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.