Cerita lainnya:  WISATA KELUARGA

Meskipun, sudah ada didalam rencananya jika melakukan pembukaan kereta api penumpang nantinya. “Jadi kita akan melihat kondisinya, kalau memang ini nanti suasananya tidak apa-apa dan (kasus Covid-19) sudah mulai menurun, nanti kita jalankan,” tambahnya.

Namun yang perlu diperhatikan memang daerah yang berzona merah, seperti di Palembang. Karena yang ditakutkan, justru  masyarakat yang di Lampung yang ikut terpapar.

“Tapi kami terus memantau kalau memang ini, dan nanti diyakinkan lagi. Sampai tidak ada lagi atau sedikitlah (kasus Covid-19) yang terpapar. Maka nantinya jika akan dijalankan, maka dengan catatan kita melaksanakan protokol kesehatan. Seperti kita harus pakai masker, juga harus jaga dan hanya akan mengisikan kursi sebanyak 70%,” lanjutnya.

Selain itu, stasiun pemberhentian pun akan dibatasi. Hal ini terkait terbatas nya jumlah tempat duduk yang disediakan mengingat aturan jaga jarak ditempat umum.

Kemudian soal bakal menyediakan rapid tes sebelum keberangkatan, Junaidi mengaku masih berkoordinasi dengan KAI pusat.

“Kami sedang berkoordinasi dengan kantor pusat, kalau memang bisa dan dipersyaratkan. Karena begini, kalau kalau biasanya perjalanan kereta api lokal ada kemudahan sedikit ya, kita hanya membutuhkan surat keterangan sehat. Tapi tidak terlepas dari protokol kesehatan. Karena ini persyaratan menjaga kesehatan di tengah pandemi Covid-19 ini,” tandasnya. (rma/wdi)

Cerita lainnya:  Bupati Tulang Bawang Terima Penghargaan Manggala Karya Kencana
KAI Radar Lampung