Cerita lainnya:  Hadiri Pengesahan Warga Baru, Ini Harapan Sekkab untuk PSHT Cabang Mesuji

Sedangkan untuk tingkat Inklusi Keuangan Provinsi Lampung, berada di angka 61,9 persen (Nasional 76,2 persen), angka ini menurun dibandingkan hasil survei tahun 2016 yang sebesar 69,82 persen (Nasional 67,82 persen). ”Berdasarkan angka tersebut, tentunya banyak hal yang harus kita lakukan untuk meningkatkan tingkat literasi dan inklusi keuangan di Provinsi Lampung khususnya,” tandasnya.

Sementara itu, Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi dalam sambutannya yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto juga turut mengajak semua pelajar di Lampung untuk giat menabung, sejak usia sekolah.

“Di Bank ada tabungan khusus pelajar, yaitu Simpanan Pelajar (SIMPEL). Minimal setiap Pelajar memiliki satu rekening tabungan. Saya berharap, Pelajar di Lampung ini dapat terlatih untuk bijak dalam menggunakan uang jajannya. Harus ada yang disiapkan untuk ditabung, tidak semua dibelanjakan,” katanya.

Dia melanjutkan, dengan menabung pelajar dapat menanamkan sikap disiplin sehingga akan memberikan efek yang positif bagi masa depan mereka. Dirinya juga berharap sejumlah sekolah-sekolah dapat mulai menjalin kerja sama dengan pihak perbankan, sehingga kebutuhan pelajar untuk menabung dapat terakomodir dan terpenuhi. (Ega/yud)

menabung OJK OJK Lampung