Simpang Tiga Panaragan Titik Nol Tubaba Kini Dibangun Ruang Terbuka Hijau

Simpang Tiga Panaragan Titik Nol Tubaba Kini Dibangun Ruang Terbuka Hijau

Simpang Tiga Panaragan Titik Nol Tubaba Kini Dibangun Ruang Terbuka Hijau

Simpang Tiga Panaragan Titik Nol Tubaba Kini Dibangun Ruang Terbuka Hijau

Newslampungterkini.com – Pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Simpang Tiga Tiyuh (Kampung) Panaragan, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) terus dikejar. 

Dikatakan Iwan Mursalin, Kepala Dinas PUPR Tubaba, bahwa RTH yang dibangun tersebut merupakan salah satu satu wujud nyata perhatian pemerintah dalam program penghijauan, sekaligus menata gerbang ibu kota Tubaba.

“Ini gagasan Pak Bupati Tubaba Umar Ahmad, Kawasan tersebut akan menjadi sebuah ruang publik yang ramah lingkungan sekaligus nyaman untuk masyarakat, dengan desain yang sedemikian rupa, RTH itu nantinya kita harapkan akan menjadi daya tarik bagi masyarakat, termasuk wisatawan dari luar daerah,” ungkap Iwan Mursalin, kepada media Newslampungterkini.com, Senin (7/9/2020).

Baca Juga :   Kereta Api Kuala Stabes Kembali Beroperasi, Utamakan Protokol Kesehatan
Cerita lainnya:  Datangi Pasar, Bupati-Forkopimda Tanggamus Sosialisasikan Physical Distancing

Menurut Iwan, RTH itu dapat dimanfaatkan untuk kepentingan interaksi sosial masyarakat, seperti kegiatan rekreasi keluarga atau sekedar bersantai di lokasi tersebut.

“Kita berharap, RTH tersebut nantinya mampu memberikan kenyamanan dan kesejukan bagi masyarakat, secara perlahan, lokasi itu akan ditata dengan baik, sehingga kawasan tersebut menjadi kawasan titik nol Kabupaten Tubaba,” jelasnya. 

Baca Juga :   Dapat Rekom PDIP Pasangan ARJUNA Berlayar

Sementara itu, ditempat terpisah dikatakan Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Tubaba, Rihmi, kepada media Newslampungterkini.com, Senin (7/9/2020) melalui telepon, bahwa pembangunan tersebut berdasarkan kontrak kerja tanggal 4 Juni 2020 ditargetkan sebelum akhir tahun selesai. 

“Pembangunan tahap awal, berupa drainase atau saluran air disekeliling lokasi hampir mencapai 60 persen, sejak dimulai pada awal Agustus 2020 lalu,” kata Rihmi. 

Lanjutnya, Pembangunan yang menggunakan dana APBD Tubaba 2020 senilai Rp2,14 miliar dengan kontrak kerja selama 165 hari kalender diharapkan dapat dikerjakan sesuai rencana dan menjadi Icon baru digerbang kota Ragem Sai Mangi Wawai. 

Baca Juga :   Kendarai Sepeda, Anna – Fritz Daftar di KPU Metro
Cerita lainnya:  Kelurahan Sidodadi Fokuskan Pemberdayaan KWT

“Pekerjaannya sudah dimulai sejak awal Agustus 2020, tentunya kita berharap, CV. Mudia Karya selaku pihak rekanan dapat mengerjakannya dengan baik, tepat waktu, serta mengedepankan kualitas. Kami dari Dinas PUPR Tubaba, terus mengawasinya dengan maksimal, dan berharap masyarakat juga ikut mendukung proses pembangunan tersebut,” pungkasnya. 

Advertorial 

Laporan : Dedi Priyono 

Sumber : Lampung Terkini

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.