Cara Menyimpan Kopi Dalam Bentuk Bubuk dan Biji Sangrai

Cara Menyimpan Kopi Dalam Bentuk Bubuk dan Biji Sangrai

Cara menyimpan kopi yang baru kamu beli. Baru aja nih kopi kamu terima. Pas unboxing, kecium dong aroma semerbak yang segar khas kopi kesukaanmu dan kamu udah sabar mau seruput kenikmatannya. Mantap!

Pernah gak kamu ngerasa kopi yang kamu seduh pagi ini. Terasa beda rasanya saat diseduh minggu lalu ketika kopinya baru saja kamu beli, kenapa?. Jawabannya…karena cara kamu menyimpan kopi (baik masih biji atau sudah berbentuk bubuk) ada yang salah Bro.

Berikut ini beberapa tips yang bisa kamu jalankan agar kopimu bertahan lebih lama kesegaran dan tidak hilang citarasanya.

Bagaimana mengetahui kalau kopi yang baru saja kamu beli masih baru dan  Fresh

Jangan membeli kopi yang sudah tersimpan lama karena kamu ga akan dapat esensi rasa dari minum kopi. Lalu bagaimana cara mengetahui kopi yang masih baru dan fresh? Gak susah kok, gampang banget!

Kopi yang masih baru dan belum lama di roasting, teksturnya berminyak dan mengkilat. Hal ini dikarenakan saat proses roasting, biji kopi mengeluarkan minyak. Berbeda dengan bahan makanan pada umumnya. Keberadaan minyak pada biji kopi adalah suatu hal yang baik, ini menandakan biji kopi tersebut baru dan segar. Akan tetapi pada level roasting tertentu, minyak pada biji kopi bisa saja tidak terlihat atau terasa. Seperti biji kopi yang diroasting pada tingkat light-roast. Keberadaan minyak dipermukaan biji kopi kemungkinan tidak terlihat, akan tetapi warnanya akan tetap terlihat sedikit mengkilap. Begitu juga demikian pada biji kopi yang sudah dihilangkan kadar kafeinnya melalui metode Swiss Water Decaffeination, tekstur mengkilapnya akan sedikit hilang, tapi senantiasa masih ada sedikit kilauan minyaknya.

Terkadang saat membeli kopi di toko atau memesan secara online, kita seperti akan membeli kucing dalam karung. Kamu ga akan tahu apakah kopinya masih baru dan fresh karena biji kopinya terkunci didalam kemasan. Tapi jangan menyerah, masih ada cara untuk mengetahuinya.

Kopi yang baru diroasting akan mengeluarkan semacam gas/udara, sehingga kemasannya terlihat gembung karena terisi gas yang dikeluarkan oleh biji kopi. Pilihlah kemasan kopi seperti ini saat kamu membeli kopi di toko kopi favoritmu. Jika kemasan kopi terlihat kempes dan tidak ada semacam udara didalam kemasannya, artinya biji kopi ini sudah lama. Namun berbeda halnya jika kamu memilih membeli kopi bubuk. Saat proses penggilingan kopi, semua gas yang terkandung dalam biji kopi akan hilang menguap, sehingga tidak ada lagi gas yang tertinggal, dan sedikit banyak menghilangkan kesegaran kopi. So, selalu beli kopi dalam bentuk biji, karena kopi yang masih utuh bijinya mampu menyimpan kesegarannya lebih lama dibanding yang telah menjadi bubuk.

Cerita lainnya:  Kenapa Minum Kopi Tanpa Gula? -Sok Jago Lo-

Biji kopi (matang), termasuk bahan minuman yang cepat rusak

Sama halnya seperti roti dan susu, biji kopi termasuk ke dalam bahan makanan/minuman yang cepat rusak dan memiliki batas waktu simpan. Sebagaimana kita menginginkan biji kopi yang selalu fresh, terjaga citarasa uniknya, dan dapat disimpan berbulan-bulan, nyatanya biji kopi akan kehilangan kesegarannya dalam waktu sekitar satu bulan saja. Akan tetapi masa simpan kopi akan menjadi semakin singkat dan tidak layak dikonsumsi karena sudah kehilangan kesegarannya, jika kamu tidak melakukan cara menyimpan kopi dengan benar.

Menyimpan kopi bukan sekedar memasukkannya kedalam plastik dengan ziplock, kontainer atau toples tupperware koleksi ibumu dan kemudian simpan di dalam lemari atau laci meja di meja dapur. Penting sekali bagi kamu untuk memperhatikan 4 (empat) elemen yang mampu membunuh kesegaran kopi dan  saya akan bocorkan strategi cara menyimpan kopi dari Para Ahli Kopi. Sebelum mengetahui cara bagaimana menyimpan kopi menurut jenisnya, dengan baik dan benar, penting untuk mengetahui hal-hal apa saja yang menyebabkan kopi menjadi cepat rusaj dan hilang kesegaran dan citarasanya.

4 elemen pembunuh kesegaran biji kopi

Empat elemen ini adalah oksigen (udara), Panas, Cahaya dan Kelembaban.

Oksigen

Oksigen ada ancaman terbesar bagi biji kopi, dan masalah terbesarnya adalah, oksigen ada dimana-mana. Saat kamu membuka bungkus kopimu yang tertutup rapat, makan oksigen akan dengan cepat ikut masuk kedalamnya dan mengacaukan kesegaran biji kopi dan umur simpan biji kopi. Semakin banyak oksigen yang terserap ke dalam biji kopi, semakin singkat masa segarnya.

 

Panas

Ancaman lainnya yang perlu kamu perhatikan adalah Panas. Meletakkan biji kopi di tempat yang panas adalah bencana bagi biji kopi itu sendiri. Udara panas akan menyebabkan reaksi kimia oksidasi terjadi lebih cepat dan menghilangkan kesegaran biji kopi dalam waktu yang lebih singkat.

Cerita lainnya:  Green Bean Robusta Full Washed

Proses oksidasi adalah hal yang wajar saat kamu menyeduh kopi dengan air panas. Citarasa penting yang berada di dalam biji kopi dapat terlepas bersamaan saat kamu menuangkan air panas. Proses panas ini pasti dimaukan hanya saat kamu menyeduh kopi, bukan saat menyimpan biji kopi di dalam lemari atau laci. Jangan meletakkan biji kopi di atas oven, dekat kompor atau di atas kulkas. Beberapa merek mesin ini mengeluarkan panas karena akan menyebabkan biji kopi kehilangan citarasa.

Cara Menyimpan Kopi Harus Terhindar Cahaya matahari

Pastikan selalu menyimpan biji kopi jauh dari paparan cahaya matahari secara langsung. Cahaya matahari secara natural akan memancarkan sinar UV. Tentunya yang demikian bisa terjadi kerusakan komponen aroma dalam biji kopi. Jadi, jika biji kopimu sekarang didalam jar kaca dan diletakkan dekat jendela, baiknya cepat-cepat ambil dan pindahkan ketempat yang gelap.

 

Kelembaban (udara lembab)

Udara lembab akan mengakibatkan biji kopi menjadi lembab dan berjamur. Kenaikan suhu udara dari panas dan dingin yang berlangsung setiap hari menyebabkan kondensasi pada biji kopi, dan ini akan mengakibatkan tumbuhnya jamur yang berpotensi bahaya pada pori-pori biji kopi.

Dengan adanya empat elemen pemusnah kesegaran kopi yang sudah dijelaskan diatas, lalu bagaimana siy menjaga supaya biji kopi yang sudah kamu beli, terjaga kesegerannya dan selalu nikmat saat diseduh seperti saat pertama? Harus disimpan di ruang gelap kedap udara kemudian di kubur di tanah? Enggak laah yaa…kamu cukup pastikan Jar/toples/kontainer penyimpan kopi mampu menangkal semua perusak kesegaran kopi.

 

Bagaimana cara menyimpan kopi menurut Jenisnya?

Kamu sudah tahu sekarang apa aja pemusnah kesegaran kopi, sekarang saya akan menjelaskan bagaimana menyimpan biji kopi menurut jenisnya, dari biji kopi mentah-biji kopi yang baru saja disangrai hingga biji kopi yang sudah digiling menjadi bubuk.

 

Menyimpan Biji kopi matang utuh (Roasted Whole Coffee Beans)

Kebanyakan kita masih bingung, baiknya disimpan dimana biji kopi matang utuh, di jar kaca? Atau Plastik atau keramik? . Menurut Asosiasi kopi America (The National Coffee Association USA), cara menyimpan kopi biji sebaiknya di dalam wadah kedap udara yang berwarna buram. Tidak perlu wadah mahal, cukup pastikan wadah yang akan kamu gunakan kedap udara dan buram, bisa yang terbuat dari kaca atau plastik.

Cerita lainnya:  Asal Kata Kopi Adalah Kekuatan

Cara mudahnya, kamu bisa menyimpan biji kopi di kemasan aslinya, dan kembali menutup rapat kemasan sesaat setelah mengambil biji kopi dari dalam kemasaan saat kamu menyeduh kopi. Pastikan tidak ada udara terperangkap didalam kemasan kopi, harus ditutup rapat, kemudian simpan ditempat yang sejuk dan kering, misalnya di dalam lemari kitchen set atau di laci meja.

Menyimpan Kopi Bubuk

Sama halnya dengan cara menyimpan biji kopi matang utuh, kopi bubuk sebaiknya disimpan di wadah kedap udara dan berwarna buram. Saat membeli kopi bubuk, belilah dalam kemasan berukuran kecil, supaya kamu bisa menyeduhnya dalam waktu tidak lebih dari sebulan. Berbeda dengan biji kopi matang yang masih utuh, kopi yang sudah menjadi bubuk memiliki permukaan lebih lebar yang mudah sekali.  menyerap udara/oksigen dan tidak mampu mengunci aroma dan citarasa yang terkandung dalam biji kopi dalam waktu yang lama. Selalu batasi jumlah udara/oksigen, supaya rasa kopi tidak berubah dan kamu tetap dapat menikmati keseluruhan rasa kopi yang terkandung didalamnya. Wadah yang paling tepat untuk menyimpan kopi bubuk adalah yang kedap udara, berwarna buram, dan sebaiknya terbuat dari keramik dan selalu letakkan di ruang yang sejuk, kering dan bersuhu ruang.

Menyimpan Biji Kopi Mentah

Jika kamu mau membeli biji kopi mentah dan berencana untuk meroasting kopi sendiri, menyimpannya sangatlah mudah. Cukup letakkan didalam wadah berupa plastik atau paper bag, dan simpan didalam lemari dan pastikan memiliki suhu ruang, sejuk, kering dan tidak terkena cahaya matahari secara langsung. Suplier biji kopi mentah, biasanya cara menyimpan kopi mereka didalam karung plastik berlapis atau karung goni, dan menyusunnya diatas pallete kayu, untuk menghindari resapan udara lembab dari lantai.

 

By Fifi AKL

Sumber : https://www.beanground.com/store-coffee-beans/

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.